K.H.
AHMAD DAHLAN
karya : Ro'if Mamluk'atul
K.H. Ahmad Dahlan
adalah putra keempat dari tujuh bersaudara. Beliau adalah putra dari K.H. Abu
Bakar bin Kyai Sulaiman dan Siti Aminah binti K.H. Ibrahim. Ayahnya seorang
khatib di Masjid Agung Yogyakarta. K.H. Ahmad Dahlan lahir di Kauman,
Yogyakarta pada tanggal 1 Agustus 1869. Beliau diberi nama oleh orang tuanya
Muhammad Darwis. Setelah beliau selesai menunaikan ibadah haji, ia diberi nama
K.H. Ahmad Dahlan oleh para Kyai.
K.H. Ahmad Dahlan adalah salah satu tokoh pendiri
Muhammadiyah. Perjuangan beliau sangat besar, untuk mengajari para pemuda dan
pemudi islam dalam menjunjung tinggi agama islam. Pada saat beliau mendirikan
sekolah, orang Belanda pun tidak senang. K.H. Ahmad Dahlan menikah dengan Siti
Walidah, beliau seorang istri yang sangat cantik dan sabar. Saat itu K.H. Ahmad
Dahlan menentukan arah kiblat yang benar, yang
menghadap ke barat agak condong ke utara. Namun para tokoh ulama – ulama
pun tidak setuju, dan beliau berdebat dengan para ulama – ulama tersebut. Pada
saat malam hari, para ulama pun memberi tahu pada semua warga bahwa K.H. Ahmad
Dahlan adalah orang kafir. Dan semua warga pun percaya dengan bujukan mereka ,
lalu musholla yang dirubah arah kiblatnya pun dibakar dan dirobohkan oleh semua
warga.
* Hal yang dapat saya teladani dari tokoh K.H. Ahmad Dahlan adalah beliau orang yang sangat gigih dalam membela agama Islam dan mengajarkan seluruh umat nya agar kembali kejalan yang benar dan di ridhoi oleh Allah SWT. Dan kita sebagai umat Islam dapat mencontoh Perilaku beliau dalam memperjuangkan agama islam.
* Hal yang dapat saya teladani dari tokoh K.H. Ahmad Dahlan adalah beliau orang yang sangat gigih dalam membela agama Islam dan mengajarkan seluruh umat nya agar kembali kejalan yang benar dan di ridhoi oleh Allah SWT. Dan kita sebagai umat Islam dapat mencontoh Perilaku beliau dalam memperjuangkan agama islam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar